Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi

Quotes

Gambar
SEPUCUK SURAT bukan untukmu... bukan pula untukku... ini hanya sebuah goresan batin yang menyeruak diantara jemari yang menari. bukan keresahan... bukan pula kerinduan... ini hanya sebuah luapan yang hadir dalam pikiran. yang mengusik diantara relung sanubari. jangan dirasakan... karena itu tak diharapkan... jangan pula hiraukan... karena tak mungkin didapatkan. ini hanya cerita di persimpangan. SEJENAK Sejenak aku terperangah mencengkram wajah yang nanar aku terpaku,....kaku dalam senyap yang menyibak dalam batin yang terkurung aku tengadahkan keheningan biasmu menjangkaumu dalam nafasku aku disini ;membeku RASA INI perasaan ini terus menyapaku perasaan ini menghantuiku ia menepuk tak tentu arah ia mengetuk seakan tak bersalah apa yang ku takutkan; apa yang ku risaukan MIMPIKU Bayangmu menjelma di kesunyian hadirkan kehangatan yang tak biasa aku hanya diam tenggelam; kucoba hempaskan perlahan namun bayangmu seakan tak mau hilang mendekat, hangat. bukan aku yang rindu bukan...

Masih dari Sebuah Nama

Gambar
Jelas tiada keraguan Asa berpaut makna sukar dipahami Jemu, pilu 'kian terapit Arti dari suatu yang utuh Nestapa disela detakan waktu Gundah dapat dirasai Antara kiasan asasi Gelisah hati Ungkap sajak dua seuntai Serasa berperi dalam pikiran

PUISI "Menaruh Perhatian"

Gambar
MENARUH PERHATIAN Kau selalu tercantum Di lembar ujaranku Klausa tersembunyi Dari dalam pikiranku Segenap itu tak lepas dari ingatan Lantaran kau hendak membangkitkan gagasan Satu edaran bumi terus beralih Lampau dan tak pernah jeda Bergelora semangat di jiwa Selama matahari menerangi, esok sandarkan harapan

"Genggam Impian"

Gambar
 "Genggam Impian" Wahai alam semesta Dikala embun menyibak suasana Menyeruak sejukan hati Pagi, sambutlah mentari Pupus kegundahan segera Bergegas meniti puing hampa Yang kian menggerus di sanubari Sambutlah dengan makna, kini Menjamah karya tertunda Menelisik lara di ruang hampa Sandingkan pelipur hati Genggamlah, raih impian berseri Wahai alam semesta Dikala embun menyibak suasana Menyeruak sejukan hati Pagi, sambutlah mentari

ASA TETAPLAH ASA

Gambar
Hilang lenyap... Melekatkan suka cita gambaran asa Sudah mengukir dari lubuk jiwa Bagaikan titik air Meyegarkan keadaan yang terjadi dalam waktu Pikiran tidak seperti biasa Risau tidak cuma diucapkan Asa tidak hanya berkata Aku yang mengembara menjelajahi kehidupan Berusaha menemukan untaian makna Apa sebenarnya jawab dari kasih? Tentu bukan alam kehidupan belaka Asa tidak hanya semayang hati Asa bukan keinginan lampauan angan Asa tidak hanya sekedar berkata Mungkin keadaan akan tergoyah bagai badai Tetapi kasih tidak mungkin hilang lenyap Asa tetaplah asa... .

Menaruh Arti.

Gambar
Tutur kata yang diidamkan Tak jemu senantiasa didambakan Harap, rindu, dan kasih begitu mengagumkan Kasih seolah memiliki arti Namun, seakan tiada lagi kini Kasih dalam suka dan duka Selalu, berkumandang dalam hati Seraya bergema mengandung makna

Antara Hitam dan Putih

Gambar
Antara Hitam dan Putih Ketika matahari mulai terbenam Diri ini memperhatikan arah pandangan Ketika berhadapan serasa sunyi Saat ini tiada kembali sedia kala Kasih yang suci Bagai kuncup bunga Hampir mekar, lusuh tiada bercahaya Di segenap waktu sebagaimana mestinya Kasih yang suci Seseorang yang teguh hati Saat ini telah meninggalkan Aku percaya hati yang suci Ketika permulaan matahari terbenam Keadaan antara hitam dan putih Apabila menaruh perhatian Dapat dirasai hati yang luka

Mampu Mengabdikan Diri

Gambar
Ketika matahari menampakkan tirainya Engkau mengendarai sepedamu Melalui perlintasan yang berkelok Amat tergesa menepatkan waktu Saat matahari menyengat ragamu Engkau kayuh sepedamu Perihal lapar haus menjadi satu Akan tetapi engkau hiraukan keadaan itu Demi anak didikmu menjadi lebih pandai Demikian itu pengabdianmu Perbuatan berguna dan bernilai bagi orang lain yang mulia itu Tidak dapat aku lupakan dari ingatan Selama hidupku...

Lantunan Malam

Gambar
Sunyi tak seorang berani lalu, kegaduhn meredupkn suanya. Hanya hembusan angin menepi di nadi hingga ke qalbu, malam menjelang pagi tiba. Mata & hati kian terbuka mengharu biru, untaian kata bergemingkn makna. Menggebu-gebu, lantunan seorang hamba lemah tiada berdaya. Tak sedikitpun meragu, dalam detakan hakikat nyata. Melewati hidup nan semangat beralu-alu,  Tiada lekas berputus asa.